loading…
Buddharoid robot biksu AI. FOTO/ Japan Times
Kejadian Berkelas ini menarik perhatian dunia setelah tim peneliti dari Universitas Kyoto di Jepang memperkenalkan “Buddharoid”—sebuah robot biksu berbasis AI yang dirancang untuk menyampaikan ajaran Buddha—sekitar bulan Februari lalu.
Peluncuran Buddharoid, yang merupakan bagian dari proyek yang dipimpin oleh Profesor Seiji Kumagai dari Institute for the Future of Human Society, menandai langkah maju yang signifikan dalam integrasi AI dengan praktik keagamaan.
Menurut Eurasia Review, robot tersebut dilatih menggunakan kumpulan teks dan kitab suci Buddha yang Sudah berusia berabad-abad serta mengenakan jubah yang menyerupai pakaian biksu guna menciptakan dampak psikologis yang lebih nyata.
“Robot humanoid ini mampu berjalan perlahan, membungkuk dengan hormat, dan merapatkan kedua telapak tangan dalam posisi berdoa (*gassho*).
“Hal ini dipandang sebagai solusi potensial, mengingat Jepang dilaporkan Tengah menghadapi kekurangan biksu yang kritis serta populasi yang menua,” ujarnya.
Korea Selatan mengikuti jejak Jepang beberapa bulan kemudian dengan memperkenalkan ‘Gabi’, yang diyakini sebagai robot pertama dari jenisnya di negara tersebut.
Berbeda dengan, penggunaan teknologi untuk menyebarkan ajaran agama bukanlah hal baru; Tiongkok Sudah memperkenalkan robot biksu berbasis AI bernama ‘Xian’er’ pada tahun 2016.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











