Bukan Chip Nvidia, Kabel Ini yang Bikin Penonton Bersorak di Peluncuran Surface

loading…

Pavan Davuluri memperkenalkan kabel pengisi daya USB-C bermagnet untuk Surface Laptop Ultra di San Francisco, Amerika Serikat. Foto: ist

JAKARTA – Di panggung peluncuran laptop berbasis Nvidia, yang paling disambut penonton justru seutas kabel pengisi daya.

Microsoft memperkenalkan Surface Laptop Ultra berbasis platform Nvidia RTX Spark di San Francisco, Amerika Serikat, pekan ini. Tidak seperti, porsi presentasi yang cukup besar dipakai untuk memamerkan kabel pengisi daya bermagnet. Menurut Tom’s Guide, fitur inilah yang memancing sebagian sorakan paling keras dari hadirin.

Microsoft menamainya Magnetic Connect dan mengklaimnya sebagai port USB-C bermagnet bawaan pertama di dunia. Desainnya berstatus paten tertunda.

Tips kerjanya serupa MagSafe pada MacBook dan pengisi daya Surface Connect lama. Kabel menempel ke port dengan bantuan magnet. Bila kaki tersangkut kabel, sambungan langsung lepas tanpa menyeret laptop berbobot sekitar 2 kilogram itu dari meja. Adaptornya berdaya 140 watt, setara MagSafe 3 pada MacBook Pro 16 inci, dengan ukuran ringkas.

Perbedaannya ada pada port. Apple memakai port MagSafe khusus yang hanya berfungsi untuk mengisi daya. Port Microsoft tetap USB-C standar sehingga bisa dipakai untuk monitor, aksesori, atau pengisi daya pihak ketiga.

Selama lebih dari satu dekade, pengguna laptop Sangat dianjurkan memilih antara keamanan kabel magnet dan keluwesan USB-C. Microsoft mencoba menyatukan keduanya. Langkah ini sejalan dengan pasar yang kian seragam ke USB-C, termasuk aturan Uni Eropa yang mewajibkan port pengisian USB-C pada laptop sejak April 2026.

Fitur ini Bahkan menjadi pembeda. Surface Laptop Ultra bukan satu-satunya laptop berbasis Nvidia Spark. MSI, Asus, dan Lenovo menyiapkan produk serupa.

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA