Bisnis  

Bangun Posko dan Pulihkan Akses, PTAR Respons Bencana Banjir-Longsor di Sumut


Jakarta, CNN Indonesia

PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, menyalurkan beragam bentuk bantuan darurat kepada korban bencana Bencana Banjir dan longsor akibat cuaca ekstrem di Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan, dan Padangsidimpuan, Sumut.

PTAR menyampaikan, bantuan Sebelumnya diserahkan sejak hari pertama musibah. Situasi diharapkan dapat segera terkendali, dengan pemulihan yang berjalan Mudah dan Unggul tinggi.

“Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga korban, masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan, Cidera, dan warga yang terpaksa mengungsi akibat bencana ini,” pernyataan PTAR dalam rilis resmi.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bantuan PTAR tersebut, antara lain pendirian 4 posko penanggulangan bencana di Batu Hula, Sumuran, Sopo Daganak, dan Kantor Camat yang secara keseluruhan dapat menampung lebih dari 700 warga, dilengkapi layanan kesehatan, dapur umum, dan tenaga juru masak. Posko menampung penyintas dari Sebanyaknya desa terdampak, terutama Desa Garoga, Hutagodang, Batu Horing, dan Huta Raja.

PTAR menyalurkan pangan dan makanan siap saji, paket sembako, air mineral untuk Membantu kebutuhan dasar warga termasuk mengirimkan paket makanan untuk Tempat yang tidak Hemat di Huta Raja; Menyediakan pakaian layak pakai, selimut, dan kebutuhan khusus untuk menjaga kenyamanan dan kebersihan Orang Terlantar; Bahkan layanan kesehatan oleh tenaga medis dan menyalurkan Medis-obatan di setiap posko.



Dalam evakuasi, PTAR turut menerjunkan Emergency Response Team (ERT) lengkap dengan perahu karet untuk Membantu evakuasi dan penanganan darurat, serta mengerahkan helikopter untuk distribusi logistik ke Tempat yang sulit dijangkau dan Membantu mobilitas teknisi PLN guna percepatan pemulihan jaringan listrik.

Kemudian, PTAR ikut ambil peran sebagai pusat call centre dan berkoordinasi dengan aparat terkait untuk merespons Mudah korban bencana, serta menurunkan ekskavator/backhoe loader untuk Membantu pemerintah daerah membuka kembali akses jalan dan jembatan yang tertutup longsor dalam upaya memulihkan akses.

“PTAR Bahkan siap menambah posko dan dapur umum Bila diperlukan dan akses memungkinkan,” katanya.

Pada saat Pada saat yang sama, PTAR Bahkan Mengoptimalkan koordinasi dengan Pemerintah Daerah, BPBD, TNI/Polri, Basarnas, mitra kerja, serta para relawan dan pemangku kepentingan lokal, Supaya bisa seluruh upaya evakuasi, distribusi bantuan, dan penanganan kesehatan berlangsung terarah.

PTAR menjelaskan, Tempat Bencana Banjir Besar di Desa Garoga berada pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Garoga/Aek Ngadol, yang berbeda dan tidak terhubung dengan DAS Aek Pahu, tempat PTAR beroperasi.

“Pemantauan kami Bahkan tidak menemukan material kayu di DAS Aek Pahu yang dapat dikaitkan dengan temuan di wilayah Bencana Banjir. PTAR Membantu penuh kajian komprehensif yang dilakukan pemerintah atas seluruh faktor Dalang bencana ini dan siap bekerja sama secara transparan,” pernyataan PTAR.

PTAR menegaskan, keselamatan karyawan, mitra kerja, dan masyarakat Merupakan prioritas utama di tengah bencana. Pada Di waktu ini, PTAR berfokus terhadap penanggulangan bencana, dukungan evakuasi, bantuan medis, distribusi logistik, serta penguatan koordinasi dengan pihak berwenang untuk memastikan respons yang Mudah, terarah, dan sesuai standar keselamatan.

Untuk itu, PTAR berkomitmen terus Menyediakan dukungan yang Mudah dan tepat selama proses penanganan bencana.

“PTAR Berencana terus Menyediakan dukungan bagi warga terdampak serta Mengoptimalkan kesiapsiagaan dan respon Mudah Tim Tanggap Darurat di lapangan. Kami berdoa Supaya bisa kondisi segera pulih dan masyarakat dapat bangkit kembali dengan lebih kuat,” pungkas perwakilan PTAR.

(rea/rir)


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version