Jakarta –
Teknologi wearables, termasuk smartwatch, makin Membantu pola Gaya Hidup Sehat. Bahkan untuk memantau kualitas tidur, ada banyak data yang bisa diamati dengan perangkat tersebut.
Meskipun demikian terkadang, Berlebihan data yang tersedia Bahkan bikin bingung mana saja yang Dianjurkan dibaca. Belum lagi Seandainya dihadapkan pada keraguan, seberapa akurat sih pembacaan kualitas tidur dengan wearables?
Vishal Dasani, seorang certified sleep and recovery coach, mengatakan teknologi Pada Di waktu ini makin canggih sehingga akurasinya makin bisa diandalkan. Kalaupun tidak 100 persen yakin dengan dengan angka-angkanya, setidaknya user bisa memanfaatkan pola yang teramati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Salah satu hal yang menjadi prioritas dalam sleep coaching itu Merupakan konsistensi jadwal tidur,” terang Coach Vishal dalam perbincangan dengan detikcom.
“Nah kalau saya bisa tahu klien ini pola tidurnya Pada Di waktu ini bagaimana? Apakah sinkron sama jam biologisnya? Dan itu dibantu oleh wearables,” jelasnya.
Menurut Coach Vishal, data-data tidur yang terekam dalam wearables dapat memberi gambaran perilaku tidur dan misalignment yang terjadi. Di antaranya, kesesuaian antara jam tidur dengan pola yang terbentuk oleh jam biologis seseorang.
Gambaran tersebut diolah dari data-data yang dirangkum sebagai nilai tertentu seperti sleep score atau energy score. Nilai yang tidak kalah penting dalam kaitannya dengan tidur dan recovery, menurut Coach Vishal Merupakan Heart Rate Variability (HRV) atau variabilitas denyut jantung.
“Data HRV ini Menyajikan gambaran tubuh kita itu Pada Di waktu ini sedang stres atau tidak,” pungkasnya.
Sumber Refrensi Berita: Detik.com
