loading…
Masayu Anastasia bersama sesama pemain Autopsy: Dead Body Can Talk, Akui Banyak Tantangan pada acara lauching poster Layar Lebar Autopsy: Dead Body Can Talk di Jakarta. Foto: Ravie Wardani
Layar Lebar produksi Karya Kreatif Utama ini mengusung genre Forensic Psychological Thriller. Menariknya, cerita Layar Lebar ini terinspirasi dari kisah nyata dokter forensik ternama di Indonesia, dr. Sumy Hastry Purwanti.
Ditemui dalam peluncuran poster dan trailer di kawasan Cikini, Jakarta Pusat belum lama ini, Masayu menceritakan perjuangannya mendalami peran tersebut. Ia mengaku belajar banyak hal baru, mulai dari istilah medis Sampai sekarang prosedur autopsi yang benar.
Baca Bahkan : 7 Tahun Jadi Janda, Masayu Anastasia Tidak Ingin Buru-Buru Nikah Lagi
“Tantangannya Merupakan menghafalkan bahasa-bahasa kedokteran, bahasa kepolisian, terus Trik otopsi yang benar begitu. Karena kan aku Bahkan enggak Ingin sembarangan,” ujar Masayu Anastasia kepada awak media.
Meski Dianjurkan berhadapan dengan replika bagian tubuh manusia dan suasana ruang autopsi yang mencekam, perempuan 42 tahun ini justru mengaku tidak merasa takut. Baginya, set Tempat syuting tersebut Sebelumnya seperti tempat bermain.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











