Jakarta, CNN Indonesia —
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tinggi gelombang laut Banten yang mencapai 2,5 meter. Ditambah lagi ada potensi hujan Tengah yang disertai kilat/petir dan angin kencang.
Dikutip dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas 1 Serang, disebutkan potensi tinggi gelombang laut Banten sepanjang hari ini Sabtu (29/3) berkisar antara 1,25 sampai 2,5 meter.
Potensi cuaca buruk di laut Banten itu meliputi Selat Sunda Barat Pandeglang, Perairan Selatan Pandeglang, dan Perairan Selatan Lebak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambah lagi potensi hujan Tengah yang disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kabupaten Pandeglang bagian Tengah dan Selatan, Kabupaten Lebak bagian Barat.
BMKG menyarankan keselamatan bagi pelaku pelayaran mulai perahu nelayan, kapal tongkang, dan kapal feri, Supaya bisa mewaspadai Bila tiupan angin kencang dan gelombang tinggi.
Ditambah lagi wisatawan pada akhir pekan yang mengunjungi perairan laut Banten Supaya bisa tidak berenang di sekitar pesisir pantai untuk mencegah kecelakaan laut.
Begitu Bahkan masyarakat diimbau waspada hujan Tengah yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, karena berdampak menimbulkan bencana alam, seperti Bencana Banjir dan longsor.
Suhu udara 23 – 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara 60 – 95 persen dan tiupan angin bergerak dari arah barat daya Sampai sekarang barat laut dengan kecepatan 05 – 35 km/jam.
Sedangkan pagi, siang, sampai malam hari sebagian besar wilayah Banten berawan Sampai sekarang hujan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama mengatakan pelaku pelayaran yang menggunakan kapal feri, tongkang, dan kapal/perahu nelayan, di pesisir selatan Lebak tetap mewaspadai gelombang tinggi.
Ditambah lagi Bahkan masyarakat waspada hujan Tengah disertai angin kencang kencang dan petir/kilat, karena bisa menyebabkan Bencana Banjir dan longsor.
“Kami minta warga siaga dan waspada menghadapi cuaca buruk itu Supaya bisa tidak menimbulkan korban jiwa,” katanya.
Sementara, Sebanyaknya perairan di Sumatara Utara dari 29 Sampai sekarang 31 Maret 2025 Bahkan berpotensi diterjang gelombang setinggi 1,25 Sampai sekarang 2,5 meter.
Kondisi gelombang tinggi tersebut berpotensi terjadi di perairan Barat Kepulauan Nias, Perairan Barat Sumut, Perairan Kepulauan Batu, Perairan Barat Kepulauan Batu, dan Perairan Timur Kepulauan Nias.
“Pola angin di wilayah Perairan Sumut bagian Barat umumnya bergerak dari arah Barat Sampai sekarang Utara, sedangkan di bagian Timur umumnya bergerak dari arah Timur Sampai sekarang Barat Daya,” kata Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Medan Dasmian Sulviani dikutip Antara, Sabtu (29/3).
Kecepatan angin secara umum berkisar antara 4 Sampai sekarang 20 knot.
Kepada perahu nelayan disarankan Supaya bisa waspada Bila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, demikian Bahkan dengan kapal tongkang Bahkan Supaya bisa waspada Bila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
(antara/isn)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA