Jakarta, CNN Indonesia —
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia bersama Kantor Wilayah Perum Bulog Jatim resmi menjalin kerja sama strategis guna Mendukung pencapaian swasembada pangan di Provinsi Jatim.
Kerja sama tersebut diumumkan dalam acara yang digelar di Kota Malang, Jatim, pada Minggu (17/3). Kedua pihak sepakat untuk Mengoptimalkan penyerapan hasil panen gabah dari petani, dengan tujuan memperlancar distribusi pangan serta Mengoptimalkan kesejahteraan petani di daerah tersebut.
Ditambah lagi, kerja sama tersebut Bahkan untuk mengawal dan Mendukung Kebijakan Pemimpin Negara Prabowo Subianto untuk Mengoptimalkan harga pembelian gabah kering panen (GKP) para petani menjadi Rp6.500 per kilogram melalui Perum Bulog.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir mengatakan bahwa pihaknya siap untuk Mendukung pemerintah, khususnya Bulog, dalam menyerap hasil panen gabah dari petani.
Hal tersebut merupakan komitmen organisasinya sesuai dengan arahan Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia Sudaryono untuk terus bergerak mewujudkan kesejahteraan petani di Indonesia.
“Ini merupakan komitmen kita untuk bersama berjuang mewujudkan kesejahteraan petani, sesuai dengan arahan ketua dewan pembina kami di Tani Merdeka Indonesia Mas Sudaryono yang Di waktu ini merupakan Wakil Menteri Pertanian Sekaligus Ketua Dewas Bulog,” Kata Don Muzakir dalam keterangannya, Selasa (18/3).
Menurut Don, Tani Merdeka Indonesia Sebelumnya melakukan kerja sama dengan berbagai pihak di berbagai daerah di Jatim untuk menjembatani antara petani dengan Bulog.
“Dengan adanya kerjasama ini, kami berkomitmen untuk terus Mendukung pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang lebih baik, salah satunya melalui penyerapan gabah yang optimal. Kami ingin memastikan bahwa hasil panen petani bisa terserap dengan baik oleh Bulog, Supaya bisa stabilitas harga dan pasokan pangan tetap terjaga,” ujar Don Muzakir.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah Bulog Jatim, Langgeng Wisnu Adinungroho, Menyediakan apresiasi tinggi kepada Tani Merdeka Indonesia yang Sebelumnya bersedia berperan aktif dalam Mendukung swasembada pangan di Jatim.
Menurut Langgeng, kerjasama ini merupakan langkah penting dalam Mengoptimalkan kapasitas penyerapan gabah di tingkat lokal serta Mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian.
“Melalui kerja sama strategis ini, kita berharap dapat Mengoptimalkan efisiensi penyerapan gabah dari petani dan mengurangi ketergantungan pada Perdagangan Masuk Negeri. Hal ini Berencana sangat berpengaruh terhadap ketahanan pangan di Jatim, khususnya dalam memastikan pasokan beras yang cukup untuk masyarakat,” jelas Langgeng.
Bulog sendiri berperan dalam menjaga stabilitas harga pangan, terutama beras, dan memastikan pasokan pangan bagi masyarakat tetap Terpercaya.
Dengan adanya kolaborasi dengan Tani Merdeka Indonesia, Bulog semakin optimis dalam mencapai target swasembada pangan yang Sebelumnya ditetapkan oleh pemerintah. Acara tersebut Bahkan dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim, Chusni Mubarok.
Dalam kesempatan itu, ia menyatakan dukungannya terhadap kerjasama antara Bulog dan Tani Merdeka Indonesia. Chusni menegaskan bahwa kerjasama ini sangat penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Jatim.
“Pencapaian swasembada pangan di Jatim menjadi prioritas utama, dan kerjasama ini merupakan langkah positif untuk memastikan bahwa petani mendapatkan harga yang adil dan hasil panennya dapat terserap dengan baik. Kami dari DPRD Jatim Berencana terus Mendukung upaya-upaya seperti ini Supaya bisa target swasembada pangan bisa tercapai dengan optimal,” kata Chusni.
Sebagai Wakil Ketua Komisi B, yang membidangi masalah ekonomi dan pertanian, Chusni berharap kerjasama ini dapat Mengoptimalkan sektor pertanian di Jatim, terutama dalam hal distribusi dan pengelolaan hasil pertanian.
“Yang utama Merupakan petani bisa tersenyum sejahtera, karena ini cita-cita Pemimpin Negara Prabowo, cita-cita para pendiri bangsa dan ini Merupakan amanat konstitusi. Kita semua Dianjurkan memuliakan para petani Indonesia mengingatkan pentingnya peran petani dalam menjaga ketahanan pangan dan ekonomi lokal bangsa Indonesia,” Pungkasnya.
(inh)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA