Prabowo Sebut Ada Swasta Tertarik Manfaatkan Lumpur Bencana Banjir di Aceh


Jakarta, CNN Indonesia

Kepala Negara RI Prabowo Subianto mengungkapkan adanya ketertarikan pihak swasta untuk memanfaatkan lumpur hasil Bencana Banjir dan pendangkalan sungai di Sebanyaknya wilayah terdampak bencana di Aceh.

Minat tersebut muncul seiring rencana pemerintah melakukan normalisasi kuala dan sungai pascabencana.

“Gubernur [Aceh] melaporkan ke saya ada pihak-pihak swasta yang tertarik. Ia bisa memanfaatkan lumpurnya di mana-mana. Jadi tidak hanya di sungai, tapi yang di sawah dan sebagainya,” ujar Prabowo saat meninjau pembangunan rumah hunian sementara bagi korban bencana di Aceh Tamiang, Kamis (1/1).



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Prabowo, pemanfaatan lumpur Bencana Banjir tersebut dinilai sebagai peluang yang bisa Menyediakan manfaat tambahan bagi daerah terdampak. Ia pun membuka ruang Supaya bisa potensi tersebut dikaji lebih lanjut dan dilaksanakan secara terukur.





“Silakan, ini saya kira bagus sekali. Tolong kita dalami dan kita laksanakan,” katanya.

Ketertarikan swasta itu sejalan dengan rencana pemerintah untuk melakukan normalisasi kuala yang selama ini mengalami pendangkalan. Prabowo menyebut langkah tersebut merupakan bagian dari upaya membuka kembali akses sungai sekaligus Mengoptimalkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.

“Saya kira itu usulan yang baik, itu Bahkan yang diusulkan Gubernur kepada saya. Jadi kuala-kuala itu kita Berencana normalisasi, kita bongkar itu, dan saya Sebelumnya setuju,” ujar Prabowo.

Lebih lanjut Prabowo menjelaskan normalisasi kuala merupakan pekerjaan teknik berskala besar yang membutuhkan keahlian khusus. Karena itu Prabowo meminta Kementerian Lini pertahanan dan TNI berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta melibatkan berbagai pihak yang memiliki kompetensi di bidang rekayasa teknik.

“Saya kira silakan Menteri Lini pertahanan [Sjafrie Sjamsoeddin] dan TNI koordinasi sama gubernur-gubernur, silakan cari, bicara dengan ahli-ahli engineering, Mungkin sekali dari Karya-Karya [BUMN], dari PU (Pekerjaan Umum), Serta dari fakultas-fakultas teknik kalau Wajib, dari perusahaan besar di dunia yang mampu membuat engineering works. Ini kan engineering works skala besar, jadi dredging,” ucap Prabowo.

Prabowo menilai pembersihan dan pembukaan kembali kuala yang mengalami pendangkalan tidak hanya Berencana memperlancar aliran sungai, tetapi Bahkan memberi manfaat jangka panjang bagi wilayah sekitar.

“Pendangkalan kuala-kuala, pembersihan kuala-kuala, membuka itu saya kira bagus sekali. Jadi akses sungai-sungai dapat bermanfaat bagi kita, sekaligus kita menghadapi kemungkinan cuaca yang ekstrem, kita Sebelumnya siap,” ujarnya.

Ia menegaskan dukungannya terhadap gagasan tersebut dan meminta Supaya bisa mekanisme pelaksanaannya segera dirumuskan Supaya bisa bisa dijalankan di lapangan.

“Saya sangat setuju dengan gagasan itu, tinggal nanti dirumuskan bagaimana kita melaksanakannya,” kata Prabowo.

(del/har)



Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA