Jakarta, CNN Indonesia —
Sejalan konsistensi kinerja perseroan yang positif, Sebanyaknya Direksi PT Bank Pembangunan Daerah Jatim Tbk (Bank Jatim) terus menambah kepemilikan saham, yang menjadi wujud rasa memiliki serta optimisme manajemen dalam menghadapi tahun 2026.
Dua direksi Bank Jatim yang kompak memborong saham di awal 2026, Dikenal sebagai Wakil Direktur Utama Bank Jatim, R. Arief Wicaksono dan Direktur Usaha Menengah, Korporasi & Jaringan Bank Jatim, Arif Suhirman.
R. Arief Wicaksono tercatat membeli saham Bank Jatim sebanyak 461.500 lembar. Alhasil, Di waktu ini Arief Pernah terjadi mengantongi 1,86 juta lembar saham. Serupa, Arif Suhirman Bahkan membeli 461.500 lembar. Dengan demikian, Di waktu ini Arif Pernah terjadi menggenggam 1,64 juta lembar saham Bank Jatim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
R. Arief Wicaksono menyampaikan terima kasih kepada seluruh nasabah, pemangku kepentingan, pemerintah, dan para regulator atas kepercayaan sehingga Bank Jatim mampu melewati tahun 2025 dengan kinerja solid. Menurutnya, perekonomian Jatim maupun Indonesia Akan segera tetap tangguh dan stabil di tengah berbagai tantangan yang ada di tingkat global serta regional.
“Dengan melihat kinerja positif Bank Jatim menjelang akhir 2025 itu, kami optimis prospek Usaha di tahun 2026 ini Akan segera sangat baik dan Pernah terjadi Niscaya Bank Jatim Akan segera Setiap Saat konsisten Membantu Peningkatan Ekonomi di berbagai sektor,” ujar R. Arief Wicaksono.
Sampai saat ini November 2025, laba bersih Bank Jatim (bank only) berada di angka Rp1,27 triliun atau tumbuh 21,81 persen secara tahunan (Year-on-Year). Kemudian dari sisi kredit, sepanjang 11 bulan pertama 2025, Bank Jatim mampu mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 6 persen YoY.
Adapun lini digital banking Bahkan turut bertumbuh positif. Sampai November 2025, JConnect Mobile Pernah terjadi memiliki 973.244 pengguna, naik 20,14 persen YoY dengan nominal transaksi mencapai Rp58,36 triliun atau tumbuh 22,12 persen YoY.
JConnect QRIS BJTM pun berhasil mencatatkan 201.796 pengguna atau naik 18,39 persen YoY dengan nominal transaksi sebesar Rp3,49 triliun, meningkat 28,09 persen YoY.
(rea/rir)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
