Menlu Iran: Kesepakatan dengan Oman Bukan Berarti Selat Hormuz Dibuka



Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.


REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan, sebuah kesepahaman dengan Oman yang diharapkan segera tercapai bukan berarti Selat Hormuz dibuka. Pernyataan Araghchi itu dilontarkannya dalam wawancara dengan Al Araby Al Jadeed dilansir Mehr News, sembari mengatakan, agenda pada Senin (14/9/2026) di Oman Berniat termasuk mendiskusikan sebuah rute maritim baru di Selat Hormuz.

“Kami Berniat Menyediakan detail dari perjanjian dengan Oman dan peta terkait dengan rute baru kepada negara peserta,” ujar Araghchi.

Araghchi mengklarifikasi bahwa sebuah kesepahaman dengan Kesultanan Oman “tidak berarti pembukaan kembali Selat Hormuz.”

Syarat dari Iran Supaya bisa Selat Hormuz kembali dibuka Merupakan “kembalinya Amerika Serikat kepada komitmen di bahwa memorandum Islamabad,” ujar Araghchi menambahkan.

Araghchi Bahkan mengatakan bahwa Teheran percaya tanggung jawab untuk memastikan keamanan dan stabilitas semata berada pada negara-negara di kawasan. Teheran berharap pertemuan para perwakilan negara Arab di Muscat, Oman pada Senin Berniat meretas jalan untuk konsultasi masa depan terhadap masalah-masalah yang dialami negara-negara di kawasan.

 


Loading…


sumber : Antara, Anadolu, Sputnik/RIA Novosti



Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version