Jakarta, CNN Indonesia —
Menantu Kepala Negara Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Jared Kushner, mengungkap rencana pembangunan kembali Jalur Gaza pascaperang.
Dalam paparannya di World Economic Forum (WEF), Davos, Swiss, Jared menyebut pembangunan itu Berencana berfokus membangun ulang kota-kota yang ada di Gaza yang hancur akibat Konflik Bersenjata antara Palestina dan Israel.
“Seandainya Hamas tidak melakukan demiliterisasi, itulah yang Berencana menghambat rakyat Gaza dalam mencapai aspirasi mereka,” klaim Jared.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jared mengungkap salah satu rencananya Dikenal sebagai dengan membangun Bandara Sampai saat ini Pelabuhan serta membuat kawasan wisata di pesisir Gaza.
Dalam forum tersebut, ia bahkan turut menampilkan sketsa atau rencana pengembangan Gaza yang memperlihatkan adanya Pelabuhan di ujung barat daya serta rencana zonasi untuk Bandara.
Terlebih lagi, ia Bahkan memaparkan rencana pembangunan dua kota Dikenal sebagai Rafah dan Gaza. Jared menyebut di Rafah Berencana dibangun setidaknya 100 ribu unit perumahan permanen, 200 sekolah dan 75 fasilitas medis.
Jared mengklaim pembersihan puing-puing pasca Konflik Bersenjata Pada saat ini Bahkan Sebelumnya dimulai dan proyek itu ditargetkan selesai maksimal dalam 3 tahun.
Sementara untuk Gaza, kata Ia, Berencana menjadi pusat industri dengan tujuan membangun 100 persen lapangan pekerjaan baru.
Lebih lanjut, Jared mengatakan pembangunan awal Berencana menggunakan dana dari pemerintah Amerika Serikat. Ia menyebut rinciannya Berencana disampaikan lewat konferensi pers di Washington dalam waktu dekat.
Kendati demikian, ia turut mengajak pihak swasta untuk terlibat dalam rencana pembangunan ini. Jared mengaku proyek tersebut merupakan salah satu peluang Penanaman Modal yang Fantastis.
“Saya tahu berinvestasi di tempat seperti ini agak berisiko, tetapi kami butuh Anda datang, gunakan keyakinan, dan berinvestasilah pada rakyatnya,” katanya.
(tfq/sfr)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
