IRGC Sebut Selat Hormuz Saat ini Bahkan Jadi Senjata Pertempuran Iran



Sebuah bilboard ukuran raksasa merujuk pada Selat Hormuz dengan teks berbahasa Persia yang artinya


REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR ABBAS — Juru Bicara Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Brigadir Jenderal Hossein Mohebbi, kepada reporter di Bandar Abbas, Sabtu (8/8/2026) menegaskan bahwa Selat Hormuz Sebelumnya menjelma dari rute perdagangan menjadi sebuah “alat kuasa dan Pertempuran”. Sampai saat ini Saat ini Bahkan, IRGC menegaskan bahwa Selat Hormuz masih ditutup Sampai saat ini Amerika Serikat (AS) mematuhi syarat-syarat yang ditetapkan Teheran.

“Kapanpun Amerika Serikat menerima syarat-syarat Iran, Selat Hormuz Jelas Akan segera dibuka,” kata Mohebbi dilaporkan kantor berita Iran dilansir Independet.

 

Berbicara terpisah, Sekretaris dari Dewan Keamanan Tertinggi Nasional Iran Mohammad Bagher Zolghadr mengatakan bahwa Selat Hormuz Akan segera tetap ditutup Sampai saat ini AS memenuhi enam syarat dari Iran, termasuk membayar kompensasi Pertempuran. Zolghadr menegaskan, AS Wajib mengakhiri intervensi militernya di seluruh kawasan Timur Tengah sebelum Selat Hormuz dapat dibuka sepenuhnya.

Zolghadr menambahkan, AS Bahkan Wajib mencabut Hukuman-Hukuman terhadap Iran dan melepas semua aset Iran di seluruh dunia yang selama ini dibekukan. Syarat lainnya Seandainya Selat Hormuz ingin dibuka, kata Zolghadr, Washington Wajib menghentikan ancaman dan penghinaan terhadap Republik Islam Iran.

“Sampai saat ini Amerika mengoreksi perilakunya, Selat Hormuz tak Akan segera dibuka kembali,” kata Zolghadr.

 


Loading…




Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA