Selama ini, banyak orang menghindari makan malam di atas jam tertentu karena khawatir berat badan naik atau metabolisme terganggu. Padahal, dampak makan malam terhadap tubuh ternyata tidak ditentukan semata-mata oleh angka di jam dinding.
Spesialis gizi klinik dr M Ingrid Budiman, SpGK, AIFO-K, menegaskan bahwa waktu makan malam seharusnya dilihat secara lebih menyeluruh. Bukan hanya soal jam berapa seseorang makan, tetapi Bahkan jaraknya dengan waktu tidur serta jenis makanan yang dikonsumsi.
Patokan Makan Malam Bukan Jam Tertentu
Menurut dr Ingrid, patokan utama makan malam justru berkaitan dengan waktu tidur, bukan dengan jam tertentu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Pada dasarnya sih patokan utama itu tidak kurang dari dua jam sebelum tidur,” kata dr Ingrid saat berbincang di detikSore, Jumat (2/1/2026).
Tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna makanan. Seandainya jarak antara makan dan tidur terlalu dekat, proses pencernaan bisa terganggu dan makanan berisiko tidak terbakar secara optimal.
@detikhealth_official Viral video dengan narasi makan bergizi gratis ibu hamil dan balita diterima tidak layak lantaran ditaruh di kantong plastik tanpa kemasan tambahan apapun. Kejadian tersebut disebut terjadi di Kabupaten Pandeglang, Banten. Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karyasari, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten, Dimas Dhika Alpiyan, buka suara terkait viralnya video tersebut. Kejadian dilaporkan pada Kamis (8/1/2026). Dimas menyebut distribusi MBG saat itu sebetulnya Pernah sesuai prosedur menggunakan ompreng. Berbeda dari, saat tiba di Tempat penerima, salah satu kader posyandu menurutnya memindahkan makanan dari ompreng ke dalam kantung plastik. Tindakan ini dilakukan tanpa berkoordinasi dengan pihak SPPG. “Setelah ompreng tiba di tempat oleh ibu kader yang bersangkutan makanan yang di dalam ompreng dipindahkan dan disatukan penyajiannya di dalam kantong plastik karena ibu kader memiliki alasan spontanitas. Seiring berjalannya waktu, oleh ibu kader diberikan kepada penerima manfaat yaitu bumil, busui, dan balita. Ompreng kembali dibawa pulang oleh sopir dengan keadaan kosong,” jelas Dimas, Sabtu (10/1). Kejadian tersebut kemudian baru diketahui SPPG keesokan harinya, pasca menerima laporan viral di media sosial. “Setelah video tersebut viral kami pihak SPPG Karyasari Sukaresmi mengundang para ibu kader untuk komunikasi lebih dalam. Ibu kader datang pada Jumat, 9 Januari, pukul 09.00. Ibu kader mengklarifikasi bahwasanya mereka memang memasukkan menu tersebut ke dalam plastik karena keadaan spontanitas yang terjadi,” kata Dimas.
Selain soal waktu, jenis makanan yang dikonsumsi pada malam hari justru memiliki peran yang lebih besar dalam menentukan dampaknya bagi tubuh.
“Tapi tergantung dulu makan malamnya apa,” ujar dr Ingrid.
“Jangan sampai selesai makan jam 6, tapi itu makannya martabak atau yang manis-manis,” tambahnya.
Ia menekankan, makan malam tetap boleh dilakukan asalkan komposisi makanannya seimbang, tidak berlebihan, dan tetap memperhatikan jarak dengan waktu tidur.
Halaman 2 dari 2
Simak Video “Video: Trik Hitung Berat Badan Ideal Kucing“
[Gambas:Video 20detik]
Sumber Refrensi Berita: Detik.com











