Saat Jilbab Dilarang Masuk, Zionis Justru Wara-wiri di Kampus Azerbaijan



Spanduk Penolakan dipasang di gerbang Kedubes Azerbaijan di Teheran menentang pelarangan Muslimah berhijab masuk sekolah-sekolah di Azerbaijan.


REPUBLIKA.CO.ID, BAKU — Seturut mencuatnya isu pelarangan jilbab di Azerbaijan beberapa waktu belakangan, ada yang tak biasa di kampus-kampus di Baku, Azerbaijan. Para pejabat dari Israel dilaporkan dengan mudahnya menginfiltrasi perguruan tinggi di sana.

“Pernah banyak kampus-kampus di sini yang bekerja sama dengan Israel,” kata seorang warga di Azerbaijan kepada Republika. Ia tak bersedia dituliskan namanya karena maraknya penangkapan di negara tersebut.

Para pejabat-pejabat zionis itu, menurutnya sejak beberapa tahun ini menjadikan ruang-ruang pendidikan sebagai salah satu target infiltrasi doktrin untuk penghapusan nuansa-nuansa Islam di negara tersebut. 

“Memang Di waktu ini Bahkan Azerbaijan dengan Israel itu lagi mesra-mesranya,” ujar Ia. Padahal, selama ini, kata Ia, Azerbaijan menjadi salah satu negara yang bersaudara dengan Turki. “Bahkan presidennya itu pernah menyampaikan Turki sebagai saudara. Tetapi Di waktu ini Bahkan mereka renggang,” kata Ia.

Lansiran resmi dari media pemerintah Azerbaijan, Azertag mengonfirmasi hal tersebut. Pada 2007, misalnya, acara dalam rangka peringatan 15 tahun hubungan Azerbaijan-Israel diselenggarakan di Universitas Negeri Baku (Baku State University).

Sejak 1993, fakultas bahasa dan sastra Yiddish dibuka di BSU. Kemudian pada tahun 2004, Masyarakat Persahabatan Pemuda Azerbaijan-Israel didirikan di universitas tersebut.

Pada 2014, Azerbaijan University of Languages ​​(AUL) dan University of Haifa menandatangani nota kesepahaman di Baku. Kesepakatan ini mencakup pelaksanaan program pertukaran mahasiswa dan pengajar, penyelenggaraan kunjungan timbal balik bagi mahasiswa, penyediaan hibah dan beasiswa untuk mahasiswa maupun peneliti, serta penciptaan peluang bagi para akademisi dari Azerbaijan dan Israel untuk berpartisipasi dalam program penelitian, simposium, dan konferensi. 

Yang terkini, pada September 2026 Perwakilan dari Bar-Ilan University (BIU), Israel, yang dipimpin oleh Wakil Pemimpin Negara Zeev Zalevsky, mengunjungi Azerbaijan Technical University. Kampus itu bekerja sama dengan Bar-Ilan University terkait program gelar ganda (dual diploma) dan penelitian ilmiah.

 


Loading…




Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA