Kemenkes Turunkan Tim Dampingi Psikis Korban Terdampak Insiden Pembacokan di UIN

Jakarta

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menurunkan tim pendampingan psikis terkait insiden pembacokan mahasiswa di lingkungan Universitas Islam Negeri Sultan Syarief Kasim (UIN Suska) Pekanbaru, Riau. Kemenkes memastikan tim terkait Berencana mendampingi korban, saksi, Sampai saat ini komunitas kampus yang terdampak secara psikologis.

Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes, dr Imran Pambudi, menegaskan pendampingan psikis menjadi bagian penting dalam penanganan kasus Tindak Kekerasan di lingkungan pendidikan.

“Pendampingan psikososial Berencana kami lakukan melalui koordinasi lintas sektor, termasuk dinas kesehatan daerah dan layanan kampus,” ujar Imran kepada detikcom, Sabtu (28/2/2026)


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Turunkan Tim Respons Krisis



Imran menjelaskan, langkah operasional yang disiapkan meliputi mobilisasi tim respons krisis dari Dinas Kesehatan setempat serta layanan rujukan kesehatan jiwa untuk melakukan intervensi awal di Tempat.

Tim ini nantinya Berencana Menyajikan layanan konseling jangka pendek bagi korban dan saksi yang mengalami trauma. Bila ditemukan indikasi gangguan psikologis lebih lanjut, korban maupun saksi Berencana dirujuk ke psikiater untuk penanganan lanjutan.

Tak hanya itu, kapasitas tenaga konseling kampus Bahkan Berencana diperkuat. Mereka Berencana mendapatkan pelatihan terkait manajemen trauma, sistem dokumentasi kasus, Sampai saat ini mekanisme rujukan Supaya bisa penanganan bisa berjalan Unggul dan tepat.

Kemenkes Bahkan memastikan koordinasi dilakukan bersama pihak kampus dan aparat penegak hukum. Tujuannya untuk menjamin keselamatan korban sekaligus menjaga kerahasiaan serta hak-hak pasien.

Menurut Imran, pendampingan tidak hanya berfokus pada korban langsung, tetapi Bahkan saksi dan mahasiswa lain yang terdampak secara emosional akibat kejadian tersebut.

“Upaya ini penting Supaya bisa dampak psikologis tidak berkepanjangan dan tidak memicu masalah lanjutan,” katanya.

Halaman 2 dari 2

(naf/kna)


Sumber Refrensi Berita: Detik.com