loading…
906 Olahragawan dari 29 Provinsi Adu Akurasi di MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2026
Ketua Panitia Penyelenggara MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2026, Vera Eka Wardani, mengatakan antusiasme pemanah muda terus meningkat. Hal itu terlihat dari jumlah peserta yang bertambah dibandingkan edisi tahun lalu yang diikuti 876 Olahragawan. Menurutnya, peningkatan tersebut menjadi sinyal positif bagi perkembangan ekosistem sekaligus regenerasi Olahragawan panahan nasional.
“Tak hanya dari jumlah yang meningkat, atmosfer Kejuaraan pada kejurnas tahun ini menjadi sangat kompetitif sehingga diharapkan dapat menjadi salah satu barometer penting dalam peta pembinaan panahan nasional. Didukung dengan venue yang berstandar internasional sehingga Menyajikan Olahragawan junior pengalaman menghadapi Kejuaraan kelas dunia sejak dini. MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior ini diharapkan dapat melahirkan generasi Olahragawan panahan Indonesia yang Unggul, tangguh dan siap bersaing di panggung dunia,” kata Vera.
Vera menjelaskan, MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior merupakan kelanjutan dari program pembinaan yang diinisiasi Bakti Gerakan Djarum Foundation untuk mengembangkan potensi Gerakan panahan di Indonesia. Sebelumnya, bersama Perpani Kudus, mereka secara rutin menggelar MilkLife Archery Challenge bagi pelajar Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) di Jateng dan sekitarnya sebagai fondasi pembinaan sejak usia dini.
“Dengan adanya MilkLife Soccer Challenge untuk level pelajar SD dan MI serta Kejurnas Junior, kami berupaya membangun fondasi pembinaan panahan berjenjang yang diharapkan dapat menemukan bibit-bibit Unggul, sehingga cabor ini dapat berbicara banyak di level internasional. Semoga kita dapat melahirkan srikandi-srikandi baru seperti era Tiga Srikandi yang pernah meraih medali perak di Olimpiade Seoul, 38 tahun lalu,” ujar Vera.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











