Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia —
Susu kedelai kian populer sebagai alternatif minuman nabati yang dinilai menyehatkan. Terbuat dari biji kedelai yang diolah, susu ini mengandung protein nabati, isoflavon, serta Sebanyaknya vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh.
Dikonsumsi secara rutin dalam jumlah wajar, susu kedelai disebut dapat Mendukung menjaga kesehatan jantung, mengontrol tekanan darah, Sampai saat ini meredakan gejala menopause. Meski begitu, konsumsinya tetap Harus disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip Verywell Health, berikut Sebanyaknya manfaat susu kedelai bagi kesehatan:
1. Mendukung mengurangi peradangan
Susu kedelai mengandung isoflavon, senyawa alami dari tumbuhan yang memiliki sifat antioksidan. Senyawa ini berperan menangkal radikal bebas yang dapat memicu peradangan di dalam tubuh.
Isoflavon, seperti genistein, Bahkan diketahui dapat menekan pemicu inflamasi yang berkaitan dengan berbagai penyakit kronis. Karena itu, konsumsi susu kedelai dinilai berpotensi Mendukung melindungi tubuh dari risiko peradangan berlebih.
2. Menjaga kadar kolesterol
Kandungan protein kedelai dan isoflavon dalam susu kedelai diketahui dapat Mendukung menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) sekaligus Memanfaatkan kolesterol baik (HDL).
Ditambah lagi dengan, susu kedelai secara alami rendah lemak jenuh dan bebas kolesterol. Kombinasi ini membuatnya menjadi pilihan minuman yang lebih ramah bagi kesehatan jantung Bila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Sebanyaknya penelitian menunjukkan isoflavon dalam kedelai dapat Mendukung Memanfaatkan fungsi pembuluh darah. Efek ini membuat pembuluh darah menjadi lebih rileks sehingga tekanan darah lebih terkontrol.
Dikenal sebagai, konsumsi susu kedelai secara rutin berpotensi Mendukung menurunkan risiko tekanan darah tinggi, terutama Bila dibarengi dengan Keseharian sehat.
4. Mendukung pengelolaan berat badan
Susu kedelai merupakan sumber protein nabati yang cukup tinggi. Protein dikenal mampu Menyajikan rasa kenyang lebih lama, sehingga Mendukung mengontrol asupan kalori harian.
Tak hanya itu, konsumsi protein kedelai Bahkan dikaitkan dengan perbaikan sensitivitas insulin, yang berperan penting dalam pengaturan kadar gula darah dan berat badan.
5. Meredakan gejala menopause
Isoflavon dalam susu kedelai memiliki struktur yang menyerupai hormon estrogen. Senyawa ini dapat berikatan dengan reseptor estrogen di dalam tubuh.
Efek tersebut dinilai dapat Mendukung meredakan Sebanyaknya gejala menopause, seperti hot flashes, perubahan suasana hati, kelelahan, Sampai saat ini penurunan kepadatan tulang.
6. Mendukung kesehatan jantung
Konsumsi makanan berbasis kedelai, termasuk susu kedelai, kerap dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung. Isoflavon diduga berperan dalam menjaga kesehatan pembuluh darah sekaligus mengurangi peradangan.
Meski demikian, para ahli menekankan bahwa manfaat ini Nanti akan optimal Bila didukung dengan pola makan sehat, Gerakan rutin, serta Keseharian seimbang.
7. Kaya nutrisi
Susu kedelai mengandung berbagai nutrisi penting, seperti protein nabati Premium, kalsium, vitamin D (pada produk fortifikasi), kalium, serta zat besi.
Dalam satu gelas susu kedelai, tubuh dapat memperoleh energi, protein untuk menjaga massa otot, serta mineral yang Mendukung kesehatan tulang dan fungsi jantung. Ditambah lagi dengan, susu kedelai Bahkan bebas laktosa sehingga cocok bagi penderita intoleransi laktosa.
(nga/tis)
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











