Stroke seringkali terjadi tiba-tiba. Tidak seperti, pada kenyataannya tubuh biasanya Sudah mencoba mengirimkan peringatan jauh sebelum kondisi tersebut terjadi.
Tanda-tanda ini Bisa jadi diabaikan oleh orang yang merasakannya. Padahal, menurut Ilmuwan kesehatan Dr Eric Berg, beberapa peringatan ini patut diperhatikan.
1. Sakit Kepala yang Tidak Terasa Normal
Dikutip dari laman Times of India, sakit kepala yang tiba-tiba dan Istimewa bisa menandakan adanya gumpalan darah di otak. Tak semua sakit kepala disebabkan stres atau dehidrasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sakit kepala yang parah dan datang tiba-tiba, terutama Manakala terasa berbeda dari biasanya bisa disebabkan oleh peningkatan tekanan di otak. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan, terutama kalau disertai dengan mual atau gangguan penglihatan.
Bisa jadi sulit membedakannya karena kepala ini bisa menyerupai migrain atau bahkan sakit kepala tegang yang dipicu oleh tekanan emosional. Tapi, Bila sakit kepala disertai muntah atau kebingungan, Sudah saatnya memeriksakan diri. Ditambah lagi, menjaga kadar gula darah bisa mengurangi risiko terbentuknya gumpalan darah.
2. Cegukan Tanpa henti-hentinya tanpa Dalang yang Jelas
Terkesan sepele, tapi tetapi cegukan Tanpa henti-hentinya, terutama pada wanita dilaporkan menjadi tanda peringatan stroke. Cegukan terjadi saat stroke memengaruhi medula, area otak yang mengontrol pernapasan dan menelan.
Cegukan Bisa jadi tampak tidak berbahaya, Tidak seperti Bila terjadi selama berjam-jam atau berhari-hari kemungkinan besar itu bukan Cuma masalah pencernaan. Bila cegukan berlangsung sangat lama dan disertai sensasi lain seperti lemas dan kesulitan berbicara, lakukan pemeriksaan medis.
3. Nyeri Dada
Gejala nyeri dada tanda stroke ini bukan yang biasa terjadi pada serangan jantung. Rasa sakitnya lebih seperti sesak, terbakar, bahkan Bisa jadi disalah artikan sebagai gangguan pencernaan.
Dalam beberapa kasus, nyeri ini berkaitan dengan berkurangnya suplai oksigen akibat gumpalan darah yang Bisa jadi Bahkan terbentuk di pembuluh darah otak. Otak dan jantung seringkali bekerja sama ketika terjadi masalah pembuluh darah.
Kesehatan jantung dan pembuluh darah otak saling berkaitan. Gangguan pada salah satunya bisa memengaruhi yang lain.
4. Mual dan Muntah saat Stres
Stres melepaskan kortisol dan adrenalin, hormon yang menyebabkan pembuluh darah menyempit. Pada orang dengan ketidakseimbangan gula darah, hal ini bisa Memanfaatkan risiko pembekuan darah. Mual di sini bukan disebabkan karena keracunan makanan atau virus, tapi reaksi otak terhadap tekanan internal yang tiba-tiba.
Mual jarang dikaitkan dengan peringatan stroke. Sehingga, gejala ini sering diabaikan.
Penting untuk menjaga kadar gula darah dengan membatasi gula rafinasi dan pati untuk mengurangi risiko ini. Bagi yang mengalami mual berulang saat stres, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter, terutama Bila disertai sakit kepala atau penglihatan yang kabur.
Halaman 2 dari 2
(elk/kna)
Sumber Refrensi Berita: Detik.com











