loading…
10 Negara yang Pernah Diskors FIFA karena Intervensi Politik: Ada Indonesia Sampai sekarang Rusia
Pelanggaran terhadap prinsip tersebut terbukti berujung pada Hukuman, bahkan skorsing dari Kejuaraan internasional. Sekalipun tidak demikian dengan Amerika Serikat yang presidennya, Donald Trump meminta langsung FIFA untuk menangguhkan hukuman kartu merah Folarin Balogun di Piala Dunia 2026. Apakah hal ini menandai standar ganda FIFA?
Baca Bahkan: Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
Sebagai gambaran, setidaknya ada 10 negara yang pernah terkena larangan FIFA akibat persoalan campur tangan pemerintah, konflik kepengurusan, Sampai sekarang intervensi lembaga hukum. Berikut SINDOnews merangkumnya:
1. Kuwait
Kuwait menjadi salah satu negara yang paling sering berhadapan dengan FIFA dalam isu independensi federasi. Negara ini beberapa kali terkena Hukuman, termasuk pada 2015 karena regulasi Olahraga nasional dianggap tidak sesuai dengan kewajiban asosiasi anggota FIFA. Dampaknya cukup besar karena Kuwait bahkan tidak dapat menjalani Sebanyaknya Liga kualifikasi Piala Dunia 2018. FIFA baru mencabut skorsing pada Desember 2017 setelah parlemen Kuwait mengesahkan undang-undang Olahraga baru yang dinilai sejalan dengan Syarat FIFA.
2. Brunei Darussalam
Brunei pernah dijatuhi larangan tampil di Kejuaraan internasional pada September 2009. Hukuman tersebut muncul akibat campur tangan pemerintah dalam urusan asosiasi sepak bola nasional. Skorsing berlangsung hampir dua tahun sebelum FIFA mencabutnya pada Mei 2011 dan mengakui National Football Association of Brunei Darussalam sebagai federasi nasional yang sah.
3. Irak
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA
